Jawatimur , Perihal
pemberitaan oknum jurnalis yang telah menaikkan sebuah pemberitaan tentang
adanya penganiayaan oleh sejumlah orang di daerah Mojokerto, hal tersebut
langsung ditepis dan disanggah oleh Umar selaku pimpinan redaksi dari salah
satu media online di Surabaya.
Usut demi usut ternyata oknum
yang bernama Edwin Rio Yudha Diarja juga seorang konsumsi narkoba , segala hal
dan cara yang telah dia lakukan terhadap pengusaha pengusaha di berbagai
wilayah di jawatimur di ketemukan Jurnalis hanya untuk backing,an aksi
pemerasan terhadap beberapa Pengusaha
Umar
yang saat itu mengetahui persis kronologi tersebut bercerita, bahwasanya oknum
yang bernama Edwin Rio Yudha Diarja itu merupakan sosok yang sering memamerkan
id card untuk menakut-nakuti sejumlah pengusaha.
Bahkan
Rio terkenal sebagai oknum yang mengaku wartawan tersebut, sering melakukan
intervensi terhadap sejumlah pengusaha agar memberinya uang kalau tidak mau
diberitakan.
“Jadi
awalnya Rio itu nulis adanya judi sabung ayam di wilayah Malang, lantas saya
dimintai tolong oleh pengusaha tersebut untuk mengantarkan ke rumah istri
mudanya yang berada di daerah Mojokerto, setelah ketemu dengan yang
bersangkutan, Rio lalu meminta sejumlah uang untuk penghapusan berita,” urai
Umar (10/09) saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Saat
ditanya apakah ada pemukulan terhadap Rio, dirinya menjelaskan tidak dipukul,
melainkan pipinya ditampar oleh adik pengusaha tersebut, karena saat itu Rio
melalui istri mudanya sudah menerima sejumlah uang Rp 3.000.000 untuk
penghapusan, bahkan istrinya bertanggung jawab tidak akan muncul berita, namun
selang sehari masih muncul narasi dengan nada pengancaman.
Namun
permasalahan tersebut berakhir dengan kesepakatan damai antara kedua belah
pihak, bahkan satu sama lain saling memaafkan.
“Lah
ini kok tiba tiba muncul berita penganiayaan, memang dianiaya itu seperti apa,
jangan membuat opini yang melebih-lebihkan, bahkan nama saya dicatut sebagai
wartawan backup perjudian, kalau seperti ini tentu lain urusannya dengan saya
secara profesi,” imbuhnya.
Bahkan
dirinya akan membuat tantangan secara terbuka terhadap Rio yang mengaku sebagai
wartawan itu tentang ilmu kejurnalistikan, jika memang Rio mampu mengalahkan
Umar, dalam hal ini dirinya akan memberikan hadiah yang besar untuk Rio.
“Rio
itu jenis wartawan apa, monggo kalau mau adu ilmu jurnalistik, dia itu bisanya
hanya ngemis, bahkan tiap bulan dia meminta-minta uang terhadap pengusaha
dengan alasan yang banyak, apa seperti itu kelakuan seorang jurnalis, kalau
seperti ini tentunya bikin marwah jurnalis menjadi tercemar,” tandas Umar
dengan nada tegas.
Namun
jika dalam hal ini Rio kalah, maka Umar meminta Rio untuk meminta maaf secara
terbuka di media online, cetak, dan televisi serta dirinya akan segera
berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dewan Pers tentang penyebaran fitnah
yang tidak sesuai fakta, agar yang bersangkutan mendapatkan hukuman sesuai
dengan aturan kewenangan Dewan Pers dan hukum yang berlaku tentang pencemaran
nama baik.

0 Komentar